sederhana
itu yang ku mau
dirimu
juga yang ku mau
keindahan yang sedikit tersobek
tapi hadirmu
melengkapi, menutup kekurangan
sederhana
terasa sakit ini
saat logika ku kembali
mengingatkanku
cinta tak harus memiliki
kesendirian tak berarti sepi
sederhana
saat hidup kembali normal
saat-saat harapan muncul lagi
napas kembali normal
saat jam kembali berputar
ku lihat diri diseberang sana
kusut, mengecil, menghilang
aku tau dia sendiri disana sekarang
tapi ada harapan pada senyumnya
kalau dia akan dihampiri dengan impian
sederhananya...